PENERIMAAN SISWA BARU (PSB) ONLINE


Aturan Prosedur


PENERIMAAN SISWA BARU (PSB) ONLINE
SMP NEGERI PROVINSI DKI JAKARTA
TAHUN PELAJARAN 2009/2010

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
DINAS PENDIDIKAN DASAR
2009

Aturan Prosedur

B A B I
KETENTUAN UMUM
Dalam keputusan ini yang dimaksud dengan;

  1. Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta selanjutnya disebut Dinas;
  2. Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta;
  3. Bidang adalah pembina penyelenggara pendidikan di tingkat provinsi yang terdiri atas Bidang TK/SD/PLB dan SMP/SMA.
  4. Suku Dinas Pendidikan Dasar Kota selanjutnya disebut Sudin Dikdas adalah pembina pendidikan di tingkat kota, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta;
  5. Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu selanjutnya disebut Sudin Pendidikan adalah Pembina pendidikan di Kabupaten Administasi Kepulauan Seribu Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
  6. Kepala Suku Dinas selanjutnya disebut Kasudin adalah Kepala Sudin Dikdas dan Kepala Sudin Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta;
  7. Seksi Dinas Pendidikan Dasar Kecamatan selanjutnya disebut Seksi Dinas Dikdascam adalah pembina penyelenggara pendidikan di tingkat kecamatan, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta;
  8. Kepala Seksi Dinas Pendidikan Dasar selanjutnya disebut Kasi Dinas Dikdas adalah Kepala Seksi Dinas Pendidikan Dasar Kecamatan, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta;
  9. TK dan TKLB adalah bentuk pendidikan prasekolah yang menyediakan program pendidikan dini bagi peserta didik sampai memasuki usia pendidikan dasar;
  10. TK Pembina adalah TK Negeri yang menjadi percontohan di tingkat provinsi;
  11. Sekolah Penyelenggara Inklusi adalah Sekolah umum yang melayani peserta didik berkebutuhan khusus;
  12. SD adalah SD Negeri di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta;
  13. Program Paket A adalah program pendidikan pada jalur Pendidikan Nonformal setara dengan SD yang diselenggarakan dalam kelompok belajar atau kursus;
  14. SMP adalah SMP Negeri di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
  15. SMP Terbuka adalah sekolah yang penyelenggaraannya dengan proses belajar mengajar sistem tutorial;
  16. Peserta didik adalah peserta didik TK, TKLB, SD, SDLB, MI, SMP, dan SMPLB;
  17. Peserta didik berkebutuhan khusus pada sekolah penyelenggara inklusi adalah peserta didik yang secara signifikan mengalami kelainan (fisik, mental-intelektual, sosial, emosional, ) dalam proses perkembangannya dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya sehingga mereka memerlukan pelayanan pendidikan khusus.
  18. Sekolah adalah Sekolah Dasar/Sekolah Dasar Luar Biasa (SD/SDLB), dan Sekolah Menengah Pertama/ Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMP/SMPLB);
  19. Sekolah Standar Nasional (SSN) adalah Sekolah yang penyelenggaraannya disiapkan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan;
  20. Sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional selanjutnya disebut RSBI adalah sekolah yang menyelenggarakan Kelas Internasional yang telah memenuhi standar nasional pendidikan pada tiap aspeknya, meliputi kompetensi lulusan, isi, proses, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, pengelolaan, penilaian dan penyelenggaraan serta lulusan berciri internasionalan;
  21. Sekolah Penyelenggara Inklusi adalah Sekolah yang memberikan pendidikan khusus untuk anak yang berkebutuhan khusus, dengan menggunakan sumber daya yang ada;
  22. Seleksi adalah penyaringan calon peserta didik baru kelas satu berdasarkan aturan yang telah ditetapkan;
  23. PPDB Online Real Time Sistem adalah sistem penerimaan peserta didik baru pada SMP Negeri dengan proses entri memakai sistem database, seleksi otomatis oleh komputer, hasil seleksi otomatis online internet dan melalui Short Message Service (SMS) setiap waktu;
  24. Sekolah Daerah Perbatasan adalah sekolah yang berlokasi di wilayah kelurahan daerah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang berbatasan langsung dengan wilayah Provinsi DKI Jakarta;
  25. Sekolah Luar Provinsi DKI Jakarta adalah sekolah di luar daerah Provinsi DKI Jakarta ;
  26. Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) adalah surat pernyataan resmi dan sah yang menerangkan bahwa peserta didik dengan data yang tertera di dalamnya telah tamat belajar di lembaga pendidikan tertentu pada jalur pendidikan sekolah tertentu dan dapat dipergunakan untuk melanjutkan pelajaran ke lembaga pendidikan setingkat lebih tinggi serta dalam penentuan jenjang kepegawaian;
  27. Ijazah adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh Sekolah/Madrasah yang menyatakan bahwa peserta didik telah lulus dari Sekolah/Madrasah;
  28. Surat Keterangan Yang Berpenghargaan Sama (SKYBS) adalah surat pernyataan resmi dan sah yang berpenghargaan sama dengan STTB/Ijazah;
  29. Orangtua/wali calon peserta didik adalah seseorang yang menjadi penanggungjawab langsung calon peserta didik yang dibuktikan dengan surat keterangan yang sah dari lurah atau instansi lain yang berwenang;

BAB II
TUJUAN, PRINSIP DAN AZAS
Bagian Kesatu
Tujuan

PPDB bertujuan memberikan layanan bagi anak usia sekolah/lulusan TK/TKLB, SD/SDLB/MI, dan sederajat untuk memasuki Satuan Pendidikan yang lebih tinggi secara tertib, terarah, dan berkualitas.

Bagian Kedua
Prinsip

  1. Semua anak usia sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan pada satuan pendidikan yang lebih tinggi.
  2. Pada dasarnya tidak ada penolakan PPDB, bagi yang memenuhi syarat kecuali jika daya tampung di sekolah yang bersangkutan tidak mencukupi dan ketentuan waktu proses PPDB telah berakhir;
  3. Sejak awal pendaftaran calon peserta didik dapat menentukan pilihannya, ke Sekolah Negeri atau ke Sekolah Swasta.

Bagian Ketiga
Azas

  1. Objektif, artinya bahwa PPDB, baik peserta didik baru maupun pindahan harus memenuhi ketentuan umum yang telah ditetapkan;
  2. Transparan, artinya PPDB bersifat terbuka dan dapat diketahui oleh masyarakat termasuk orang tua peserta didik, untuk menghindarkan penyimpangan-penyimpangan yang mungkin terjadi;
  3. Akuntabel, artinya PPDB dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat baik prosedur maupun hasilnya;
  4. Tidak diskriminatif, artinya PPDB TK/TKLB, SD/SDLB, SMP/SMPLB di Wilayah Provinsi DKI Jakarta tanpa membedakan Suku, Agama, dan Golongan;
  5. Kompetitif, artinya PPDB dilakukan melalui seleksi berdasarkan kompetensi yang disyaratkan oleh satuan pendidikan tertentu

BAB III
CALON PESERTA DIDIK
Calon Peserta didik

  1. Calon peserta didik adalah calon peserta didik yang masih usia sekolah dan belum menikah.
  2. Calon peserta didik SD,SDLB Negeri adalah calon peserta didik yang memenuhi syarat.

Calon Peserta didik Berasal dari Sekolah Luar Provinsi DKI Jakarta Calon peserta didik yang berasal dari luar Provinsi DKI Jakarta dan berminat menjadi calon peserta didik baru SMP dan SMPLB Negeri di Jakarta diberikan alokasi maksimum 5 % dari daya tampung sekolah.

Calon Peserta didik Tamatan Sebelum Tahun Pelajaran 2008/2009 Calon peserta didik tamatan sebelum tahun pelajaran 2008/2009 yang memenuhi syarat usia sekolah dan memiliki STTB SD, MI atau SKYBS dapat mengikuti seleksi masuk SMP.

Calon Peserta didik yang Berasal dari Sekolah Indonesia di Luar Negeri Calon peserta didik yang berasal dari Sekolah Indonesia di luar negeri yang mengikuti kepindahan orang tua/wali, harus memiliki surat keterangan tempat tinggal dari kelurahan setempat sebelum mendaftar sebagai calon peserta didik baru SMP dan SMPLB harus memperoleh penyetaraan dari Ditjen Mandikdasmen.
BAB IV
SYARAT DAN TATA CARA PENDAFTARAN SERTA RASIO KELAS
Bagian Kesatu
Syarat Pendaftaran

  1. SMP
      a. Calon peserta didik memiliki STTB/Ijazah SD/MI atau SKYBS
      b. Pada tanggal 13 Juli 2009 calon peserta didik setinggi-tingginya berusia 18 tahun.
  2. SMP RSBI/SBI
      a. Calon peserta didik memiliki STTB/Ijazah SD/MI atau SKYBS
      b. Pada tanggal 13 Juli 2009 calon peserta didik setinggi-tingginya berusia 18 tahun.
      c. Memiliki nilai rapor kelas III sampai dengan kelas VI SD/MI untuk mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Indonesia minimal 7.0.
      d. Calon peserta didik SMP RSBI/SBI harus lulus seleksi administrasi yang meliputi;
      1. a) bersedia mengikuti program SBI
        b) bersedia mengikuti rangkaian tes dan wawancara;
        c) bersedia kembali ke kelas standar apabila tidak mampu mengikuti program SBI
    1. 1) Surat keterangan sehat dari dokter;
      2) Surat keterangan sedang belajar di kelas VI dari sekolah asal;
      3) Surat keterangan berkelakuan baik dari sekolah asal;
      4) Surat keterangan/sertifikat bahasa Inggris dan lain-lain, jika ada;
      5) Surat keterangan/sertifikat berprestasi dalam kompetisi akademik dan non akademik minimal tingkat kabupaten/kota, jika ada;
      6) Membuat surat pernyataan;

      e. Kriteria Penentuan Kelulusan Seleksi Peserta didik Baru SMP RSBI
      1) Seleksi Berkas
      2) Tes Akademik
      3) Tes Non Akademik
      4) Lulus wawancara
  3. SMPLB
      a. Calon peserta didik memiliki Ijazah SD/MI, SDLB atau SKYBS.
      b. Pada tanggal 13 Juli 2009 calon peserta didik setinggi-tingginya berusia 18 tahun.
      c. Melampirkan surat keterangan anak berkebutuhan khusus

Bagian Kedua
Tata Cara Pendaftaran

  1. SMP
      a. Pra Pendaftaran

    1) Calon peserta didik yang berasal dari luar Provinsi DKI Jakarta melakukan pra-pendaftaran di sekolah yang ditunjuk dengan mengisi formulir yang disediakan dengan melampirkan foto copy Nilai UASBN SD/MI yang telah dilegalisasi untuk mendapatkan formulir pendaftaran
    2) Calon peserta didik lulusan SD/MI sebelum tahun 2008/2009 asal DKI Jakarta dan luar negeri yang sudah mengikuti tes setara UASBN di Dinas Pendidikan DKI Jakarta c.q Bidang TK/SD/PLB melakukan pra-pendaftaran sekolah yang ditunjuk dengan mengisi formulir yang disediakan dengan melampirkan nilai hasil tes untuk mendapatkan formulir pendaftaran.
    3) Sekolah tempat Pra-pendaftaran :

      a) SMP Negeri 216 Jakarta Pusat
      b) SMP Negeri 30 Jakarta Utara
      c) SMP Negeri 45 Jakarta Barat
      d) SMP Negeri 215 Jakarta Barat
      e) SMP Negeri 177 Jakarta Selatan
      f) SMP Negeri 41 Jakarta Selatan
      g) SMP Negeri 92 Jakarta Timur
      h) SMP Negeri 103 Jakarta Timur
      b. Pendaftaran Tahap I
      1) Calon peserta didik yang sudah mempunyai formulir pendaftaran dapat mendaftar di SMP Negeri terdekat
      2) Calon peserta didik dapat memilih 1, 2, 3, 4 maksimal 5 (lima) sekolah yang berbeda.
      3) Apabila Calon Peserta Didik Baru yang diterima tahap pertama tidak lapor diri sesuai jadwal yang ditentukan, Calon Peserta Didik Baru tersebut dinyatakan mengundurkan diri dan tidak dapat mendaftar pada tahap kedua.
      4) Apabila Calon Peserta Didik Baru yang diterima tahap kedua tidak lapor diri sesuai jadwal yang ditentukan, Calon Peserta Didik Baru tersebut dinyatakan mengundurkan diri.
      c. Pendaftaran Tahap II;
      1) Pelaksanaan PPDB tahap kedua hanya bisa diikuti oleh Calon Peserta Didik Baru yang tidak diterima pada Tahap Pertama.; 2) Tata cara pendaftaran seleksi Tahap II sama seperti pada tata cara pendaftaran seleksi PPDB Tahap I.
  2. SMP RSBI
    a. Pendaftaran tahap I (sebelum UASBN)
    Calon peserta didik mendaftar langsung ke SMP Rintisan SBI yang dituju dan mengisi formulir Pendaftaran
    b. Pendaftaran Tahap II (setelah PPDB Online)

      1) Calon peserta didik yang dinyatakan diterima pada SMP yang menyelenggarakan RSBI dengan sistem PPDB online dapat mengikuti seleksi kelas RSBI;
      2) Mengikuti seleksi administrasi sebagaimana dimaksud pasal 10 ayat 7
  3. SMP Terbuka
    a. Pendaftaran calon peserta didik SMP Terbuka langsung ke SMP Terbuka
    b. Daftar penyelenggara SMP terbuka (terlampir)
  4. TKLB, SDLB, dan SMPLB
    a. Pendaftaran calon peserta didik dilakukan langsung ke sekolah tujuan
    b. Memiliki surat keterangan anak berkebutuhan khusus
    c. Khusus SMPLB memiliki Ijazah SD/MI/SDLB.

Bagian Ketiga
Rasio Kelas

  1. Rasio kelas TK maksimum 25 peserta didik dan TKLB 5 peserta didik.
  2. Rasio kelas SD maksimum 40 peserta didik dan SDLB 8 peserta didik.
  3. Rasio kelas SDN SSN dan SDN RSBI maksimum 28 peserta didik.
  4. Rasio kelas SMP maksimum 40 peserta didik dan SMPLB 8 peserta didik.
  5. Rasio kelas SMP RSBI 24 s.d 30 peserta didik
  6. Sekolah yang memiliki ukuran ruang kelas lebih kecil dari ketentuan, tidak dibenarkan menggunakan rasio maksimum.

BAB V
SELEKSI DAN JADWAL KEGIATAN
Bagian Kesatu
Dasar Seleksi

  1. SMP
      a. Daya tampung
      b. Hasil UASBN
  2. SMP RSBI
      a. Daya tampung
      b. Standar mutu
  3. SMPLB
      a. Daya tampung.
      b. Lokasi tempat tinggal.
      c. Sesuai kekhususannya

Bagian Kedua
Tata Cara dan Materi Seleksi

  1. SMP
      a. Seleksi masuk SMP Negeri berdasarkan Nilai UASBN murni diproses PPDB Online Real Time Sistem.
      b. Jumlah peserta didik yang diterima di SMP Negeri sesuai dengan daya tampung yang telah ditetapkan
      c. Peringkat peserta didik untuk setiap sekolah ditetapkan berdasarkan hasil UASBN.
      d. Sekolah swasta dapat melaksanakan seleksi sendiri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  2. SMP RSBI
    Seleksi dilaksanakan oleh sekolah tujuan dengan pengendali kepala Bidang SMP/SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

      a. Tes Akademik
      1) Tes tertulis mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
      2) Tes lisan dalam Bahasa Inggris mata pelajaran IPA, Matematika, dan Pengetahuan Umum
      b. Tes Non Akademik
      1) Wawancara dengan calon peserta didik dan orang tua/wali peserta didik.
      2) Tes keterampilan komputer.
      3) Tes bakat dan kemampuan
  3. TKLB, SDLB dan SMPLB
      a. Seleksi dilaksanakan oleh sekolah tujuan, berdasarkan jenis kekhususannya disertai surat keterangan dari psikologi/dokter.
      b. Kelengkapan berkas sesuai persyaratan yang telah ditetapkan;

Bagian Ketiga
Penghargaan Peserta Didik Berpretasi

  1. Calon peserta didik yang berprestasi dalam bidang akademik juara 1 Tingkat Provinsi, Juara 1, 2, 3 Tingkat Nasional/Internasional (OSN, IJSO, IMSO dan IWYMIC) dengan menunjukkan sertifikat atau surat keterangan kejuaraan lomba dan menyerahkan foto copynya mendapatkan prioritas diterima di SMP Negeri tanpa melalui PPDB Online Real Time Sistem.
  2. Calon peserta didik yang berprestasi dalam bidang non akademik (Olah raga, Seni dan Budaya) juara 1 Tingkat Provinsi, juara 1, 2, 3 Tingkat Nasional/Internasional (perorangan) yang diselenggarakan melalui jalur Kedinasan/Pemda dengan menunjukkan dan menyerahkan fotocopy sertifikat atau surat keterangan kejuaraan lomba, fotocopy rapor kelas 4, 5 dan 6 dengan nilai rata-rata minimal 7,0 mendapatkan prioritas diterima di SMP Negeri, kecuali di kelas bertaraf internasional. tanpa melalui PPDB Online Real Time Sistem.

Bagian Keempat
Jadwal Kegiatan PPDB
Jadwal PPDB
Pengumuman

  1. Pengumuman Hasil PPDB dilaksanakan secara terbuka melalui internet, dan di sekolah yang ditempel di beberapa tempat yang mudah dilihat oleh masyarakat;
  2. Untuk informasi Hasil PPDB SMP Negeri yang menggunakan PPDB Online Real Time Sistem, dapat juga dilakukan melalui SMS;
  3. Calon peserta didik yang telah diterima wajib lapor diri di sekolah tujuan dengan menyerahkan tanda bukti pendaftaran sesuai jadwal yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada pasal 15;
  4. Apabila calon peserta didik yang diterima tahap pertama tidak lapor diri sesuai jadwal yang ditentukan, calon peserta didik tersebut dinyatakan mengundurkan diri dan tidak dapat mendaftar pada tahap kedua.
  5. Apabila calon peserta didik yang diterima tahap kedua tidak lapor diri sesuai jadwal yang ditentukan, calon peserta didik tersebut dinyatakan mengundurkan diri.
  6. Informasi tentang sekolah yang akan dipilih dapat diperoleh pada media PPDB yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan/atau Website Dinas Pendidikan (www.psb-smpdki.or.id).

Pernyataan Tertulis

  1. Orang tua/wali calon peserta didik TK dan SD yang diterima wajib menandatangani surat pernyataan seperti lampiran 24.

Lain-lain

  1. Hal – hal yang belum diatur dalam keputusan ini akan diatur kemudian;
  2. Lampiran dalam juknis ini merupakan satu kesatuan dalam ketetapan ini;
  3. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
  4. Proses PSB Online ini dasar seleksinya adalah berdasarkan total nilai UASBN , namun jika terjadi nilai sama maka akan ditentukan dengan urutan prioritas sebagai berikut :
      a. Urutan sekolah pilihan,
      b. Nilai Bahasa Indonesia, Matematika, IPA,
      c. Usia siswa dimana siswa yang usianya lebih tua akan didahulukan,
      d. Kemudian yang menjadi prioritas terakhir adalah Waktu pendaftaran dimana siswa yang lebih dahulu melakukan pendaftaran akan didahulukan
  5. Info SMS Kirim Ke 3949. Tarif 1000,-/sms + Pajak
      a. Lihat Hasil
      Ketik PSBSMP <spasi> NoUASBN Kirim Ke 3949
      Contoh PSBSMP 01010010018 Kirim Ke 3949
      b. Lihat Bangku Kosong
      Ketik PSBSMP <spasi> BK <spasi> SMPN.
      Contoh PSBSMP BK SMPN215 Kirim ke 3949 (melihat Bangku Kosong SMPN 215)

Sumber : http://www.psb-smpdki.org/index.aspx

About these ads

3 thoughts on “PENERIMAAN SISWA BARU (PSB) ONLINE

  1. apakah ada biaya masuk / pendaftaran / uang bangunan / pangkal dll..?

    Komite Sekolah :
    – Pak Martinus , Kalau di smp negeri gratis . Tetapi biasanya memang ada uang sumbangan yang besarnya tergantung dari sekolah serta kesanggupan dari orang tua serta biasanya bisa dicicil . Kami saat ini belum punya data tentang itu …. nanti akan coba kami kumpulkan … Thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s